Thong untuk pria
22 Desember 2005 at 00:33:31 | In Fashion, Konsultasi, Pergaulan | Leave a CommentKantor saya mau outing ke resort yang ada kolam renang. Mayoritas karyawan di kantor saya adalah cewek, rasio cewek dan cowok 7:3. Kemarin waktu ultah saya dihadiahi 3 potong celana renang model thong. Mereka bilang itu harus dipakai di kolam renang. Saya malu, takut bahkan nervous, tapi saya demen berenang. Sekadar catatan, bulu tubuh saya itu banyak. Bayangin kalo harus pakai thong. Di sisi lain, sebagai anak baru, saya nggak berani menolak mbak-mbak cantik yang nakal dan buas itu. Gimana?
Gio, 24, Gunung Sahari, Jakarta
Berenanglah pagi hari saat mereka masih tidur. Kedinginan? Risiko. Atau, tirulah Superman: pakailah celana surfing selutut, thong Anda pakai di luar. Norak tapi yang penting aman dan sudah menuruti kehendak mbak-mbak buas itu. Sayang belum ada Komnas Pria untuk mendampingi Anda misakan Anda terus dipaksa. Tapi kalau ada pria lain yang mau banget, dan boleh menggantikan Anda di kolam, kenapa tak Anda coba?
Singlet = jadul?
21 Desember 2005 at 00:26:16 | In Fashion, Konsultasi, Pekerjaan & karier, Pergaulan | Leave a CommentSaya dibilang jadul oleh teman-teman saya, cowok-cewek, karena saya masih pakai kaos singlet dan terlihat dari luar. Gimana lagi, sejak kecil saya memang selalu pakai itu. Kalo nggak pakai rasanya risih, keringat kurang terserap, kalau hawa dingin badan jadi kedinginant, bahkan bisa masup angin. Mohon advis.
Burhan, 24, Tebet, Jakarta
Pilih yang lebih gampang: Anda sok inovatif, merancang singlet yang tak kentara seperti underwear wanita, dan itu butuh tenaga-waktu-biaya, atau terus bersinglet dan tetap nyaman?
—–
Ketika wanita membungkuk
17 Desember 2005 at 00:22:15 | In Fashion, Konsultasi, Pergaulan | Leave a CommentSebagai lelaki saya sering tersinggung seolah dianggap tukang intip. Setiap kali membungkuk, misalnya mau naik angkot, wanita selalu menutupi leher dan dadanya. Apakah mereka memang suka curiga terhadap lawan jenis?
Murtaman, 27, Semarang
Santai sajalah. Buktinya di kolam renang, atau saat pakai tanktop yang celahnya lebar, atau saat berbusana terbuka dalam pesta, para wanita nggak mencoba menutupi dada dengan tangannya kan? Rasa tak aman muncul justru ketika mereka sedang tertutup.
Dasi tercelup kuah
11 Desember 2005 at 00:16:37 | In Fashion, Pergaulan | Leave a CommentMemalukan. Sangat sering ketika ambil makanan buffet, dasi saya terkena kuah. Tapi kalau ambil makanan dengan dasi tersampir di pundak kok kayaknya nggak bagus. Minta saran.
Budiman, 26, Tebet
Hayah! Gampang! Hindari makanan berkuah, jauhi sambal dan saus.
Tato di tempat tersembunyi
17 November 2005 at 12:01:06 | In Fashion, Konsultasi | Leave a CommentSaya kemarin membatalkan niat untuk pasang tato temporer sejauh 15 cm di bawah pusar, di payudara kiri dekat puting, dan di paha kanan atas dekat pangkal, padahal sudah naksir desain khusus untuk wilayah sexy yang ada di album studio tato itu. Penyebabnya, semua artis tatonya pria. Ada saran?
Nining, 23, Cipinang Cempedak
Lakukan saja. Mereka orang profesional. Buktinya hasil di album itu bagus-bagus kan? Kalau mereka tak berkonsentrasi, hasilnya pasti kacau — garis lurus jadi melengkung bergerigi. Yang perlu Anda waspadai cuma ini: kalau artisnya memakai masker rangkap untuk menangkis bau.
Ketiak berbulu dan tanktop
16 November 2005 at 12:02:11 | In Fashion, Konsultasi, Pergaulan | 68 CommentsSaya ogah nyukur atau nyabutin bulu ketiak. Masalahnya besok ada party di kantor yang mensyaratkan tanktop. Saya baru seminggu di kantor ini, rasanya masih menjadi orang asing. Sopankah saya bila memakai tanktop sehingga bulu lebat ketiak saya kelihatan?
Nancy, 25, Tanah Sereal
Saya yakin Anda orang sopan. Buktinya menanya dulu ke orang lain — meski salah alamat. Tapi bulu ketiak adalah hak asasi Anda. Jadi, yang nggak sopan adalah orang lain, terutama pria fetisis bulu tubuh, yang mencoba mengintip ketiak Anda. Apa? Ngintip? Ini suasana pesta, bukan fitness center atau kolam renang, sehingga kecil frekuensi Anda mengangkat lengan — kecuali Anda semangat banget saat dancing.
Botak, beruban
10 November 2005 at 12:46:56 | In Fashion, Konsultasi, Pergaulan | 1 CommentUban saya terus bertambah. Saya malu. Tapi kalau saya cat, kayaknya nggak ngefek, soalnya rambut mulai menipis, sehingga saya dijuluki “Agus” [agak gundul sedikit]. Mau pakai wig, aduh gerahnya! Gimana nih?
Miftah, 40, Bekasi
Gitu aja kok repot. Mintalah salon untuk mengecat kulit kepala Anda dengan pewarna dof . Saya jamin kepala Anda, apalagi dari jauh, tampak hitam.
Tak punya busana pesta
30 Oktober 2005 at 13:25:46 | In Fashion, Konsultasi, Pergaulan | 1 CommentSaya bingung. Sabtu depan harus mendatangi resepsi, dress code-nya formal dress, padahal saya tak punya gaun pesta maupun setelan kebaya. Tapi untuk meminjam adik, kakak, apalagi teman, saya malu. Selama ini saya hanya punya jeans dan casual wear. Gimana dong?
Nani, 22, Cikarang
Tak usah datang ke pesta itu.
Gonta-ganti ponsel
30 Oktober 2005 at 11:51:47 | In Fashion, Konsultasi, Pergaulan | Leave a CommentSaya iri lihat teman, terutama yang duluan masuk di kantor ini, bisa gonta-ganti ponsel tiga bulan sekali bahkan ada yang saben bulan. Apa yang harus saya lakukan untuk selalu kelihataan up to date meski gaji saya masih cekak?
Santi, 23, Lemahabang
Anda selalu up to date kalau ponsel Anda mudah dihubungi dan Anda ringan hati menghubungi siapapun, tak soal handset Anda keluaran kapan.
Copy cat
25 Oktober 2005 at 13:23:23 | In Fashion, Konsultasi, Pergaulan | Leave a CommentHuh! Nyebelin! Temen sekos saya, namanya N, selalu meniru gaya busana saya. Saya beli baru, paling telat minggu depannya dia juga pakai. Mirip plek, bahkan belinya pun di toko yang sama. Sampai-sampai saya harus kembali ke cara kuno, njahitin di modiste, tapi modiste langganan dia yang notabene pesaing modiste saya, selalu bisa menirunya. Dia nggak pernah sekalipun punya baju baru yang berbeda dari gaya saya. Dia hanya mau beli baju baru setelah saya beli. SAYA NGGAK MAU DIKEMBARI! Gimana nih cara ngatasinya?
Xenia, 22, Klaten
Gantian Anda yang meniru gaya dia.
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.
